Home » Interior » Pilih Apartemen Furnished atau Unfurnished?

Penyewa akan sering dihadapkan pada keputusan apakah akan memilih apartemen furnished atau apartemen tanpa furnished. Mayoritas apartemen yang tersedia untuk disewakan cenderung berupa apartemen unfurnished, namun ada beberapa apartemen yang ditawarkan sudah furnished. Pada beberapa situasi sangat masuk akal untuk memilih apartemen furnished. Demikian juga ada situasi di mana memilih apartemen furnished bukanlah pilihan yang tepat. Artikel ini akan membahas kedua hal tersebut dalam upaya untuk membantu pembaca dalam menentukan apakah lebih baik menyewa apartemen furnished ataukah apartemen unfurnished.

Apakah yang dimaksud dengan Furnished?

Sebuah apartemen furnished mungkin memililki arti yang berbeda untuk orang yang berbeda. Beberapa penyewa membayangkan sebuah apartemen furnished memiliki ruangan yang dilengkapi furniture. Furniture yang mencakup tempat tidur, meja rias, tempat tidur, jam alarm, dengan radio, televisi, peralatan stereo, pemutar DVD, pusat hiburan, sofa, meja kopi, meja sudut, meja dapur dan kursi dapur. Termasuk juga furnitur ruang makan seperti meja makan, kursi dan lemari. Sebagian orang lain membayangkan sebuah apartemen furnished hanya mencakup furnitur yang diperlukan seperti tempat tidur, sofa, meja dapur dan kursi. Yang pada dasarnya menghilangkan semua peralatan listrik sekaligus furnitur yang dianggap bersifat dekoratif seperti meja kopi, meja sudut atau tempat tidur.

Saat kapan apartemen Furnished adalah pilihan tepat?

Apartemen furnished adalah pilihan tepat bagi lulusan perguruan tinggi yang tinggal di kampus di kamar asrama setelah wisuda. Mahasiswa ini cenderung memiliki perabot yang sangat kecil. Dalam hal ini, menyewa apartemen furnished mungkin lebih ekonomis daripada membeli beberapa perabot untuk tinggal dengan nyaman di apartemen.

Membeli sebuah apartemen furnished akan menguntungkan dalam jangka panjang karena penyewa dapat membayar lebih. Tapi mereka yang tidak mampu membayar lebih di awal untuk menyewa apartemen tidak keberatan membayar tambahan biaya ini. Bagi penyewa ini, mereka tidak perlu memperhatikan dampak pembayaran sewa bulanan yang sedikit lebih tinggi namun mereka pasti akan merasakan manfaat dari pembelian signifikan seperti tempat tidur, sofa, atau ruang makan.

Saat kapan apartemen Unfurnished adalah pilihan tepat?

Ada situasi tertentu di mana sebuah apartemen unfurnished adalah pilihan tepat. Ini termasuk situasi di mana penyewa telah mengumpulkan cukup perabotan untuk melengkapi seluruh apartemen. Dalam hal ini, memilih apartemen berperabotan tidak masuk akal karena penyewa harus menemukan lokasi untuk menyimpan perabot sendiri atau perabotan yang dipasok oleh kompleks apartemen. Biaya penyimpanan bisa bertambah sangat cepat. Selain itu, penyewa mungkin membayar sewa yang lebih tinggi untuk tinggal di apartemen berperabotan.

Sebuah apartemen tanpa perabot juga merupakan ide bagus ketika penyewa saat ini tidak memiliki perabotan apa pun namun menanti untuk membeli perabotan dan telah menghemat banyak uang untuk melakukan pembelian ini. Dalam situasi ini penyewa kemungkinan akan memilih apartemen tanpa perabot dan berencana berbelanja perabotan segera setelah mengambil alih properti sewaan.

Menyimpan Extra Furniture

Penyewa yang memilih apartemen berperalatan lengkap saat mereka sudah memiliki cukup perabot harus menentukan apa yang akan mereka lakukan dengan perabotan mereka saat mereka tinggal di apartemen sewaan. Pilihannya pada dasarnya adalah sebagai berikut:

  • Menjual atau memberikan semua perabot yang dimiliki saat ini
  • Simpan perabotan Anda sendiri
  • Simpan perabotan yang dilengkapi dengan apartemen

Sementara masing-masing opsi di atas pasti berlaku, penyewa harus mempertimbangkan dengan serius apakah mereka ingin membayar biaya penyimpanan tambahan hanya untuk menyewa apartemen berperabotan. Penyewa yang berencana menjual atau menyumbangkan perabotannya saat ini tidak menghadapi dilema ini namun mereka yang berencana menyimpan satu set furnitur harus hati-hati mempertimbangkan harga penyimpanan. Mereka juga harus berkonsultasi dengan agen leasing untuk menentukan apakah ada item kontrak yang melarang penempatan furnitur milik kompleks apartemen di tempat penyimpanan di luar kantor. Mungkin ada ketentuan yang memungkinkan barang-barang ini disimpan namun mengharuskannya disimpan di tempat.

Suka artikel ini? Bantu Share ya.....

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge